VLAN
merupakan suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti
LAN, hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasi secara virtual
tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan. Penggunaan VLAN akan membuat
pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat segmen yang
bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada lokasi
workstation.
Perbedaan
yang sangat jelas dari model jaringan Local Area Network dengan Virtual Local
Area Network adalah bahwa bentuk jaringan dengan model Local Area Network
sangat bergantung pada letak/fisik dari workstation, serta penggunaan hub dan
repeater sebagai perangkat jaringan yang memiliki beberapa kelemahan. Sedangkan
yang menjadi salah satu kelebihan dari model jaringan dengan VLAN adalah bahwa
tiap-tiap workstation/user yang tergabung dalam satu VLAN/bagian (organisasi,
kelompok dsb) dapat tetap saling berhubungan walaupun terpisah secara fisik.


